Beranda blog

KADISNAKERTRANS PROV RIAU : Penutupan Pemagangan Dalam Negeri Gelombang Pertama Berjalan lancar !

Penutupan Pemagangan Dalam Negeri Gelombang Pertama Tahun 2021
Penutupan Pemagangan Dalam Negeri Gelombang Pertama Tahun 2021

DISNAKERTRANS PROVINSI RIAU – Penutupan Pemagangan Dalam Negeri gelombang pertama 10 paket 100 orang dan diterima bekerja di tempat magang tersebut 77 orang atau 77 persen.

Disnakertrans Provinsi Riau Serahkan Sembako ke Pekerja Di-PHK dan Dirumahkan di Dumai dan Bengkalis

Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Tenaga Kerja Provinsi Riau, kembali menyalurkan bantuan sosial paket sembako bagi masyarakat Riau, terutama bagi pekerja yang terdampak Covid-19, karyawan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) atau dirumahkan selama masa pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau, Jonli, mengatakan, kali ini pihaknya bergerak membagikan sembako ke kabupaten/kota, yakni ke Kota Dumai, Kamis (4/6). Sembako yang dibagikan merupakan bantuan dari perusahaan besar yang ada di Riau, sesuai dengan arahan Gubernur Riau.

“Di Kota Dumai ini kan banyak pekerja buruh yang di-PHK dan juga dirumahkan. Jadi sesuai arahan Gubernur kita datang ke Dumai dan menyerahkan bantuan kepada mereka. Sebelumnya kita membagikan di Pekanbaru, sekarang di Kota Dumai,” ujar Jonli, Kamis(4/6/2020).

Dijelaskan Jonli, ia menyerahkan paket sembako di Dumai untuk pekerja yang dirumahkan total 150 orang, terdiri dari, 75 orang buruh bongkar muat pelabuhan Dumai, dan 75 orang buruh bongkar muat angkutan darat SPSI/SPTI Dumai.

“Nah paket sembako tersebut juga sumbangan dari perusahaan di Dumai. Dan kami juga sekaligus menyerahkan 150 masker kain untuk karyawan. Di Dumai ini kan termasuk salah satu daerah yang dampak pandemi Covid-19 cukup besar. Dan pemerintah masih tetap memberlakukan protokol kesehatan, makanya kami juga membagikan masker,” kata Jonli.

“Untuk perusahaan di Dumai yang ikut membantu yakni PT Pelindo, PT Naga Mas Plem Oil, PT Ivomad Tunggal, PT Sari Dumai Sejati, PT Semen Padang Dumai, Pertamina Dumai, dan PT Eka Putra Indonesia. Mudah-mudahan di daerah lain juga ada perusahaan ikut membantu untuk daerah operasional mereka,” harapnya.

Untuk hari ini, Jumat (5/6), pihaknya kembali akan menyerahkan paket sembako kepada karyawan yang di-PHK dan dirumahkan, di Duri, Kabupaten Bengkalis.

Sebagaimana diketahui, selama masa pandemi Covid-19, Disnakertrans Provinsi Riau telah menerima bantuan sebanyak 3.150 lebih paket sembako dari perusahan, yang beroperasi di Provinsi Riau. Dari 3.150 paket sembako telah disalurkan kepada karyawan dari perusahaan yang di PHK dan dirumahkan.

Akibat dari pandemi Covid-19, di Provinsi Riau, dari laporan yang diterima terdapat sebanyak 500 karyawan yang di PHK, sedangkan yang dirumahkan sebanyak 6.000 karyawan yang datanya masuk ke Disnakertrans Riau.

 

Source : riaumandiri. id

POSKO SATUAN TUGAS : PELAYANAN KONSULTASI DAN PENEGAKAN HUKUM PELAKSANAAN PEMBAYARAN THR TAHUN 2020

Halo, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau membuka POSKO SATUAN TUGAS dalam memberikan Pelayanan Konsultasi dan Penegakan Hukum Pelaksanaan Pembayaran THR Tahun 2020.

Email : Disnaker.provriau@gmail.com
CP : 0812 6619 9333

Rapat dalam rangka membahas Perkembangan situasi politik dan Kamtibmas menjelang Pemilukada serentak tahun 2020 di Provinsi Riau

0

Rapat dalam rangka membahas Perkembangan situasi politik dan Kamtibmas menjelang
Pemilukada serentak tahun 2020 di Provinsi Riau serta Perkenalan Ketua Kominda Provinsi Riau yang baru pada hari Rabu Tanggal 29 Januari 2020 di Ruang Rapat Kantor BIN Daerah Riau.

 

Wagubri Pimpin Apel Perdana Awal Tahun 2020 di Halaman Kantor Gubernur Riau

PEKANBARU – Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution memimpin apel perdana awal tahun 2020 di halaman Kantor Gubernur Riau, Kamis (2/1/2019).

Dalam amanatnya Wakil Gubernur Riau mengingatkan seluruh Aparaur Sipil Negara (ASN) untuk meningktakan kedisiplinan dari tahun sebelumnya.

“Kedisiplinaan harus terus kita tingkatkan, apa yang telah kita lakukan di tahun 2019 maka di tahun 2020 ini harus kita tingkatkan lagi, seperti disiplin waktu dan kinerja,”ungkapnya dihadapan seluruh ASN Pemprov Riau.

Kemudian ia juga mengatakan, di awal tahun 2020 ini untuk mengevaluasi diri dan kinerja menuju ke arah lebih baik lagi dari tahun sebelumnya dengan meningkatkan kedisiplinan.

“Kami tidak akan bosan bosannya untuk meningkatkan kedisiplinan, dan ini harus tumbuh dengan kesadaran diri sendiri, sehingga apa yang menjadi tugas pokok kita akan lebih mudah jika sudah terbiasa disiplin,” terangnya.

Lebih lanjut mantan Danrem031/WB ini beharap di tahun 2020 ini untuk melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya dengan semangat yang baru untuk membawa Riau lebih baik lagi.

“Di awal tahun ini saya berharap kepada kita semua, untuk melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya dengan ikhlas dan semangat yang baru, sehingga kita dapat membawa Provinsi Riau lebih baik lagi,”tutupnya.

Apel Perdana awal tahun 2020 dihadiri Gubernur Riau Syamsuar, Sekretaris Daerah Provinsi Riau Yan Prana Jaya, pejabat tinggi Pratama dan diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara dilingkungan Pemrintah Provinsi Riau

Gubri Ingin Produk UMKM Riau Go International

0

JAKARTA – Gubernur Riau, Syamsuar menginginkan agar produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Provinsi Riau agar Go International.

Hal tersebut diungkapkannya saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara Seminar Produk Unggulan Berbasis Budaya Melayu di Lantai UG Mall Sarinah Jakarta Pusat, Kamis (19/12/2019).

Syamsuar mengakui sudah membuka lebar pintu bagi para pelaku UMKM / Ekonomi kreatif yang ada di Bumi Melayu Lancang Kuning agar bisa memasarkan produknya ke dunia internasional melalui PT Sarinah.

“Semua ini memiliki tujuan agar pertumbuhan ekonomi masyarakat Provinsi Riau lebih sejahtera. Tinggal kemauan kita lagi para pelaku ekonomi kreatif bagaimana bisa menangkap peluang dan kesempatan baik ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap dengan adanya pameran singkat ini dapat menduniakan produk-produk UMKM yang ada di Provinsi Riau. Karena banyak potensi yang dimiliki oleh Provinsi Riau, tinggal bagaimana caranya bekerja keras mencari peluang.

Di lain pihak, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengungkapkan bahwa ini adalah momen UMKM untuk bangkit di tengah lesunya perekonomian global. UMKM, terangnya, tidak hanya sekadar produk seperti kripik, batik, dan akik, tetapi juga dunia e-commerce dalam menghadapi industri / UMKM 4.0.

“Kita akan tertinggal apabila tidak turut mendigitalisasi atau memodernisasi UMKM / usaha ekonomi kreatif kita,” terang Teten.

Rebranding, ujar Teten, juga dibutuhkan tetapi harus ada konsolidasi ke sesama pelaku ekonomi kreatif, jangan terlalu banyak branding sehingga nantinya malah bersaing ke sesama pelaku usaha.

Menurutnya, produk-produk di daerah yang memiliki kawasan gambut bisa dibranding menjadi produk yang lebih valued, mengingat Riau berbatasan langsung dengan negara.

MOST POPULAR

HOT NEWS